Visa Amerika Ditolak, Apply dari Kanada Bukan Jaminan?

Visa Amerika Ditolak, Apply dari Kanada Bukan Jaminan?

Kalau ada yang pernah baca pengalaman saya mengurus visa schengen, pasti tahu kalau (alhamdulillah) saya gak pernah bermasalah saat mengajukan permohonan visa… but that’s no longer the case karena di penghujung tahun 2019 saya memutuskan untuk apply visa Amerika dan ditolak!

Seperti judul di atas, saya memang mengurus aplikasi saya di Kanada, negara tetangganya. Meski demikian, saya harap cerita ini tetap bisa kasih gambaran buat teman-teman di mana pun tentang what to expect saat menjalani proses pengajuan visa Amerika Serikat.

Sebelum pindah ke Kanada, saya memang sudah memasukkan Amerika Serikat ke bucket list yang mesti saya check off sebelum kembali ke Indonesia. Rencananya saya mau apply sekitar bulan Maret tahun 2020. Namun, tiap tanya teman-teman sesama international student yang juga mengurus visa US di sini, saya selalu di-push buat buru-buru apply dengan alasan “gampang kok…”

Alhasil, saya terbujuk rayuan mereka dan bikin appointment di bulan November 2019.

Supaya lebih jelas, berikut ini rangkuman proses yang saya lalui buat apply visa Amerika sampai akhirnya dapat surat penolakan dari petugas konsulat.

  1. Hal pertama yang saya lakukan adalah menyiapkan foto. Berhubung sebelum ke Kanada saya udah pernah urus foto visa Amerika (masih dalam kurun 6 bulan), maka saya menggunakan foto yang sama untuk di-upload ke halaman formulir DS-160. Ketentuannya: Berwarna, ukuran 5×5, bagian kepala mengisi 50%-69% keseluruhan foto, diambil dalam 6 bulan terakhir, background putih, ekspresi netral, dilarang mengenakan kacamata dan pakaian seragam, dan diperbolehkan mengenakan jilbab asal tidak menutupi muka.
  2. Foto tersebut saya upload di halaman ini.
  3. Saya kemudian mengisi formulir DS-160 untuk jenis visa B2 (tourism).
  4. Setelah melengkapi formulir dan menerima email konfirmasi, saya mengunjungi website ini untuk melakukan pembayaran dan memilih jadwal interview. Biaya permohonan visa Amerika Serikat adalah 160 USD yang bisa dibayar dengan kartu kredit atau transfer bank.
  5. Setelah menyelesaikan pembayaran, saya pilih jadwal interview untuk hari Senin, 16 Desember 2019 pukul 08.30 pagi di US Consulate General Vancouver.
  6. Sambil menunggu hari-H interview, saya menyiapkan dokumen yang akan dibawa:
    1. Paspor yang masih berlaku dan paspor lama
    2. Halaman konfirmasi setelah mengisi formulir DS-160
    3. Halaman konfirmasi setelah memilih jadwal interview
    4. Satu lembar foto; meskipun foto yang saya upload diterima oleh sistem, saya terpaksa foto ulang buat jaga-jaga karena di situ saya kelihatan agak tersenyum (ibu salah satu teman saya diminta foto ulang di photobooth konsulat karena alasan ini)
    5. Study permit dan work permit
    6. Letter of Acceptance (LoA) dari kampus
    7. Bukti pembayaran uang kuliah
    8. Bank statement saya
    9. Surat keterangan dari tempat kerja
    10. Surat sponsor orangtua yang ditandatangani ayah saya
    11. Bank statement orangtua
    12. Akta lahir yang sudah di-translate ke bahasa Inggris
    13. Itinerary (tanpa bukti reservasi hotel maupun booking tiket pesawat)
  7. Pada hari Senin, 16 Desember 2019 pukul 8 pagi, saya tiba di US Consulate General Vancouver yang berlokasi di 1075 W Pender St, hanya satu blok dari Burrard Station.
  8. Berhubung pemohon cuma diperbolehkan bawa dokumen visa dan dompet/tas kecil berukuran maksimal 12x10x6 (handphone dan barang elektronik lain gak diperkenankan), saya pun janjian sama teman saya, Soya, yang bakal jagain tas saya.
  9. Sambil menunggu, saya ikut antrean dulu untuk check in dan pemeriksaan awal di luar gedung. Di sini belum ada larangan barang bawaan.
  10. Setelah keluar antrean dan ketemu Soya, saya kembali menghampiri petugas, tapi kali ini untuk mengantre masuk ke dalam gedung.
  11. Tahap pertama yang saya lewati di dalam adalah security check yang mirip seperti di bandara.
  12. Saya kemudian antre untuk pemeriksaan dokumen di booth pertama. Di sini yang diperiksa hanya paspor, foto, dan bukti status kita di Kanada (permanent resident card, study permit, work permit).
  13. Setelah beres, saya lanjut ke booth kedua untuk finger print.
  14. Selanjutnya, siap-siap naik ke lantai atas untuk interview.
  15. Proses interview saya berlangsung singkat. Setelah menyerahkan paspor, study permit, dan work permit (pas foto udah gak diperlukan lagi di sini), saya diberi pertanyaan yang kurang lebih meliputi: Kapan tiba di Kanada, kuliah di sini dibiayai siapa, apakah di sini sambil kerja, kerjanya sebagai apa, apa tujuan ke US, rencananya mau ke kota apa, kunjungannya berapa lama, siapa yang akan biayai perjalanannya.
  16. Gak berapa lama kemudian, sang petugas langsung mengeluarkan surat berwarna biru sambil mengatakan kalau saya belum eligible untuk mengunjungi US karena mereka ingin saya settle lebih lama dulu di Kanada. Beliau menekankan kalau saya tetap bisa apply lagi, tapi gak bisa dipastikan kapan. 
surat pernyataan visa amerika ditolak
Selembar kertas yang menyatakan kalau saya belum eligible untuk menerima nonimmigrant visa (percayalah ini aslinya warna biru)

Nah, kali ini saya mau coba perjelas konteks interview tersebut sekaligus bikin kesimpulan dari hasilnya:

  • Posisi saya saat itu memang baru 3 bulan di Kanada dan sang petugas pun udah menyinggung hal ini sejak awal.
  • Saat itu saya masih kerja part-time di restoran, yang mana statusnya gak mengikat—bahkan sekalipun saya adalah international student yang terdaftar di salah satu institusi di sini.
  • Walaupun akan menanggung biaya sendiri sampai bawa bank statement pribadi, saya tetap bilang kalau orangtua juga ikut mensponsori, dengan maksud supaya lebih meyakinkan, tapi si petugas gak menanyakan buktinya.
  • Kunjungan saya ke US hanya untuk “berlibur” sehingga mungkin mereka menilai kalau alasannya kurang kuat atau kondisinya gak urgent.
  • Saya bilang kalau punya teman di US, tapi dia di East Coast sedangkan tujuan trip saya ke West Coast.
  • Karena pertanyaannya cukup straightforward, saya jadi gak berani bertele-tele atau elaborate jawaban saya. Saya bahkan lupa apakah sempat jelasin kalau saya pasti kembali ke Kanada untuk menjalani co-op atau tidak. 
  • Keputusan petugas konsulat hanya berdasarkan jawaban interview, artinya beliau gak perlu lihat surat keterangan kerja saya, apakah benar saya udah gak ada tanggungan biaya kuliah, berapa banyak tabungan saya untuk membiayai trip ini, dan apakah orangtua saya benar-benar ikut mensponsorinya.

Setelah saya telaah lagi, semua kemungkinan ini masuk akal, sih. Sekalipun tujuan trip saya hanya liburan, tapi kalau saya sudah lebih lama di Kanada dan ada status yang mengikat, pihak konsulat pasti lebih percaya kalau saya gak akan stay di US.

Berhubung sekarang saya udah kerja di salah satu digital marketing agency di Vancouver dan udah memasuki bulan keenam di Kanada, saya berencana mau apply lagi di pertengahan tahun. Kalau gak buat sekadar main-main ke Seattle, yang perjalanannya cuma 3,5 jam dari Vancouver, atau ya sekalian aja tunggu semua urusan di sini beres, sehingga bisa ketemuan sama teman saya di New York sebelum akhirnya pulang ke Indonesia—IF I go home. :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *