Review SweetEscape: Sewa Jasa Fotografer Pribadi untuk Traveling

Review SweetEscape: Sewa Jasa Fotografer Pribadi untuk Traveling

Menyewa jasa fotografer pribadi untuk traveling tampaknya memang lagi ngetren. Saya sendiri yang sebenarnya gak terlalu banci tampil ini gak sengaja jadi bagian dari tren tersebut. Saya lantas merasa perlu membagikan pengalaman langka ini dengan menuliskan review salah satu penyedia jasa fotografer profesional bernama SweetEscape.

Disclaimer: This is not a sponsored content.

Buat yang belum tahu, SweetEscape adalah sebuah platform online yang bisa mempertemukan kita dengan fotografer profesional di berbagai negara. Secara sederhana, cara kerjanya adalah kita pilih kota yang dituju berikut waktu foto yang diinginkan, lalu SweetEscape akan menunjuk fotografer lokal rekanannya untuk kita.

SweetEscape yang hadir di website dan aplikasi mobile ini didirikan oleh David Soong, seorang fotografer yang juga pendiri jaringan restoran Boga Group. Sampai saat ini SweetEscape sudah punya lebih dari 2.000 fotografer yang tersebar di lebih dari 400 kota di dunia.

Sebelum memakai jasanya untuk liburan di Paris kemarin, saya sudah cukup familiar dengan nama SweetEscape. Apa lagi kalau bukan karena foto-fotonya yang sering mondar-mandir di tab explore Instagram saya.

Meski begitu, gak pernah terlintas di benak saya untuk foto ala-ala saat liburan layaknya seorang selebgram. Sampai akhirnya adik saya, Larasyang memang cukup giat mempercantik feed Instagram-nya, tiba-tiba dapat hidayah untuk ngajak foto keluarga dengan SweetEscape.

Nah, mulailah dia ngelobi saya dan ibu saya supaya mau menambah sesi photo shoot di itinerary kami—yang otomatis menambah budget liburan juga.

Di tengah upaya lobinya, saya sempat tanya-tanya bedanya SweetEscape ini dari penyedia jasa fotografer lain. Setelah melihat keunggulan masing-masing, Laras merasa kalau style fotografi si SweetEscape lebih sesuai selera—dengan hasil foto yang jernih dan filter yang terang. Secara pribadi, dia juga lebih terkesan sama teknik pengambilan fotonya.

Selain dari website, contoh foto-foto mereka juga bisa dilihat di Instagram SweetEscape.

Kalau dari segi harga untuk sesi foto dua jam, kami coba membandingkannya dengan penyedia jasa fotografer pribadi milik Dian Sastro, bernama Frame a Trip.

  • Frame a Trip: mulai dari Rp5.037.500
  • SweetEscape: sekitar Rp7.000.000

Note: Harga di atas adalah harga sebelum promo per 31 Oktober 2018. Setelah promo (yang berlaku saat itu), harga SweetEscape menjadi kurang lebih Rp4.700.000. Kalau mau tambah durasi, harga per jamnya adalah setengah dari total harga booking.

Dengan pertimbangan punya foto keluarga baru untuk dipajang di ruang tamu, akhirnya saya dan ibu saya sepakat untuk jadi model dadakan di Paris.

Kenapa Paris?

Kami merasa kalau kota Paris dengan landmark-nya yang iconic adalah pilihan yang tepat untuk kami yang merupakan first timer—pertama kali ke Eropa dan pertama kali pakai SweetEscape. Ditambah lagi portfolio SweetEscape di Paris memang lebih menarik.

Bagaimana cara kerja SweetEscape?

Proses booking SweetEscape bisa dilakukan baik di website resminya maupun aplikasi mobile yang tersedia di AppStore dan Google PlayStore. Akan tetapi, kalau kita sudah mendapatkan assigned photographer, komunikasi dengan sang fotografer harus dilakukan di aplikasi.

Coba kita ulas setiap step-nya ya:

1) Berikut ini adalah halaman utama mobile app SweetEscape. Semua informasi di aplikasinya sudah cukup lengkap dan alur pemesanannya juga mudah untuk diikuti.

widisontheroad | mobile app SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi
Tampilan mobile app SweetEscape

 

Jangan lupa cek halaman promonya karena SweetEscape ini cukup murah hati untuk kasih potongan harga, extra photos untuk diunduh, dan beragam penawaran menarik lainnya.

2) Selanjutnya pilih destinasi*, tanggal yang diinginkan, dan durasi foto (1 atau 2 jam).

*Di sini kami akan coba pilih kota Melbourne sebagai contoh.

Note: Kita bisa melakukan booking paling lambat dua hari sebelum sesi photo shoot. Perlu diketahui juga bahwa sesi 1 jam gak tersedia di semua kota.

3) Di tahap selanjutnya kita akan diminta untuk memilih waktu foto yang diinginkan, menuliskan meeting point, dan additional info.

Ketiganya gak bersifat mengikat karena pada akhirnya semua tergantung kesepakatan kita dengan si fotografer. Preferensi kita hanya akan jadi pertimbangan SweetEscape dalam menentukan fotografer yang available.

Additional info sendiri bisa diisi dengan catatan seperti berapa orang yang ikut foto (apakah keluarga atau teman-teman), tema yang diinginkan (jika ada), serta ekspektasi lain dari sesi foto yang akan dijalani.

Lagi-lagi semuanya bisa didiskusikan dan di-arrange kembali dengan fotografernya, ya.

4) Sebelum bayar, jangan lupa masukkan kode promo yang sedang berlaku.

widisontheroad | tampilan aplikasi SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

Oh ya, SweetEscape ini cuma menerima pembayaran dengan kartu kredit atau PayPal, ya.

5) Setelah transaksi berhasil, akan muncul halaman ini.

*Screenshot di bawah ini diambil saat kami berhasil booking sesi foto di Paris

 

widisontheroad | aplikasi SweetEscape 2 | sewa jasa fotografer pribadi

Note: Waktu itu Laras book tanggal 30 November, dan baru dapat photographer tanggal 4 Desember.

6) Aplikasi SweetEscape punya fitur chat untuk memudahkan komunikasi.

widisontheroad | chat mobile app SweetEscape| sewa jasa fotografer pribadi

Sebelum ngobrol sama fotografernya, kita bisa tanya-tanya langsung ke tim SweetEscape kalau ada informasi yang belum jelas.

Dengan fotografer kami, yaitu Mbak Eny, kami banyak diskusi tentang lokasi yang bagus, outfit yang sesuai suhu dan cuaca, waktu dan meeting point, kemungkinan untuk pindah lokasi dan ganti outfit dalam waktu dua jam, serta hal-hal yang perlu dan tidak perlu dibawa (berhubung lokasi foto kami di Paris yang dikenal banyak copet, kami disarankan gak usah bawa paspor dan hanya bawa uang secukupnya.)

7) Setelah pemotretan.

widisontheroad | album foto SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

Saya dan keluarga foto tanggal 9 April dari pukul 8 sampai 10 pagi. Besoknya, tanggal 10 April sekitar pukul 10 pagi (saat lagi di kereta menuju Brussels), si Laras dapat notifikasi kalau fotonya sudah selesaaaai! Cepet banget!

8) Excited lihat hasil fotonya!

widisontheroad | hasil foto SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

Setelah klik Session Completed, hasil fotonya langsung muncul. Total ada 170 foto yang sudah di-edit dan kuota download-nya adalah 40 foto—yang bisa ditambah dengan harga $10 per foto.

Agar lebih mudah menyortir foto, kita bisa menandai 40 foto terbaik dengan cara klik tombol Like. Selanjutnya, tinggal kita unduh semua foto di folder Like, agar kemudian semuanya masuk ke folder Downloaded.

9) SweetEscape menyediakan pilihan untuk cetak foto—dengan tambahan biaya tentunya

Jasa cetak foto ini hanya berlaku di Indonesia dan Singapore di mana hasil fotonya akan langsung dikirim ke alamat kita. Sementara kalau mau cetak sendiri, mereka sarankan ukuran maksimalnya adalah 60×90.

widisontheroad | print foto SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

Catatan tambahan:

  • Total harga pemesanan sudah bersih sehingga menurut pihak SweetEscape kita gak perlu kasih tip lagi ke fotografernya
  • Semua fotografer SweetEscape adalah orang lokal yang berbahasa Inggris. Yang dimaksud orang lokal di sini adalah mereka yang tinggal di kota destinasi, tapi belum tentu warga negara sana. Kami sendiri cukup beruntung berjodoh sama Mbak Eny, orang Indonesia yang sudah belasan tahun tinggal di Paris.

Sesi foto bersama SweetEscape

Sesi foto kami berlangsung pada tanggal 9 April 2019. Sesuai saran Mbak Eny, pilihan lokasi foto pertama jatuh pada Trocadéro Gardens. Trocadéro Gardens ini cukup populer sebagai salah satu spot foto tercantik di Paris karena berhadapan langsung dengan Eiffel Tower.

Menurut Mbak Eny, buat yang baru pertama kali ke Paris, Trocadéro Gardens adalah lokasi yang paling pas. Kebetulan kami pun memang request spot foto dengan latar Eiffel Tower yang jelas. Alhasil, (sesuai saran beliau juga) kami sepakat untuk ketemu di Trocadéro Gardens sebelum pukul 8 pagi. Alasannya supaya belum terlalu ramai.

Kami yang menginap di Ibis Paris Gare du Nord TGV memutuskan untuk berangkat pukul 7 pagi. Kami berlima naik metro dari Stasiun Gare du Nord yang berjarak hanya 150 meter dari hotel.

Perjalanan ke stasiun Trocadéro memakan waktu setengah jam dengan satu kali transit di Strasbourg – Saint-Denis. Karena pukul 07.30 kami sudah tiba di meeting point, maka kami pun foto-foto sendiri dulu sambil menunggu Mbak Eny.

Oh ya, meskipun masih sepagi itu, kami sudah menjumpai beberapa grup yang sedang melakukan photo shoot, di antaranya foto pre-wedding. Kebayang kan kalau kami datang lebih siang? Pasti susah dapat foto yang bagus dan waktu jadi molor karena harus bergantian sama pengunjung lain.

Kalau boleh jujur (and this might be an unpopular opinion), Trocadéro Gardens gak “sememukau” yang saya kira. Terlepas dari megahnya Eiffel Tower yang terlihat jelas dari sini, kalau dipikir-pikir sebenarnya saya lebih berharap bisa foto-foto candid di jalan atau sekitar cafe atau brasserie klasik yang tersebar di berbagai sudut jalan kota Paris. :p

Namun, begitu Mbak Eny datang dan sesi foto dimulai, barulah saya paham kalau permainan teknik fotografi sangat berperan penting untuk dapat hasil yang bagus di lokasi ini. :”)

Berikut ini beberapa hasil jepretan Mbak Eny:

widisontheroad | contoh foto SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

widisontheroad | SweetEscape Paris | sewa jasa fotografer pribadi

widisontheroad | foto keluarga SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

widisontheroad | portfolio SweetEscape | sewa jasa fotografer pribadi

Proses photo shoot berlangsung dari area atas Trocadéro ke bawah menuju taman dekat carousel.

Note: Foto bersama burung-burung di atas ada triknya. Mbak Eny minta bantuan salah satu penjual souvenir di sana untuk menarik perhatian mereka. Caranya, dia lempar beras ke depan kami, kemudian dia pukulkan botol ke tanah untuk bikin burung-burung itu terbang. Setelah dapat foto yang diinginkan, kami kasih €2 ke si penjual souvenir.

Sesi foto di Trocadero berlangsung selama 1,5 jam. Lebih lama dari perkiraan. Nah, setelah beres, saya pesan Uber menuju lokasi foto kedua, yaitu Louvre Museum. Karena kami lebih dari empat orang, maka mau gak mau harus naik Uber yang minivan. Lama perjalanan menuju Louvre Museum adalah sekitar 15 menit dan tarifnya €22 atau sekitar Rp355.000

widisontheroad | foto keluarga SweetEscape 2 | sewa jasa fotografer pribadi

widisontheroad | foto keluarga SweetEscape 3 | sewa jasa fotografer pribadi

widisontheroad | SweetEscape Paris | sewa jasa fotografer pribadi

Waktu yang dihabiskan di Louvre ternyata gak lama karena kami udah terlalu kedinginan… Setelah itu, kami langsung berpisah dengan Mbak Eny dan pulang ke hotel dengan naik metro dari Palais Royal Musée du Louvre yang tepat berada di depan pintu masuk Louvre.

Note: Warna outfit kami yang colorful ini sebenarnya gak disengaja. Waktu itu kami hanya berusaha mengikuti pesan Mbak Eny untuk tidak mengenakan pakaian berwarna gelap semua agar tidak bertabrakan dengan background foto.

Kesimpulan

Overall, pengalaman foto bersama SweetEscape berlangsung seru! Kami bisa lihat kalau jam terbangnya Mbak Eny ini sudah cukup tinggi. Beliau mampu mengarahkan dengan baik dan profesional sehingga kami benar-benar menikmati sesi foto sampai selesai.

Jadi, buat yang merasa kaku atau belum terbiasa foto ala-ala, gak perlu khawatir karena sang fotografer akan membantu supaya kita bisa bergaya senatural mungkin.

Mbak Eny selalu kasih ide yang variatif, tanpa terkesan mendikte. Pokoknya kami bebas berdiskusi dan apapun masukan dari beliau dikembalikan lagi ke kami (yang penting nyaman!) Menurut saya, selain skill fotografi, skill komunikasi juga jadi hal yang krusial di sini.

So, apakah saya akan merekomendasikan para traveler untuk pakai jasa SweetEscape?

Kalau mempertimbangkan layanannya seperti proses booking yang smooth, respons tim yang cepat, informasi yang jelas, serta penggunaan aplikasi yang mudah, I would highly recommend SweetEscape to help you find a professional photographer.

Selain itu, dari informasi yang saya baca tentang David Soong sang founder, saya percaya kalau semua fotografer rekanan SweetEscape punya skill yang teruji, serta karakter yang dibutuhkan untuk mengabadikan momen terbaik saat liburan dan menangkap keindahan lokasi wisata. Klaim ini terbukti dari pengalaman pribadi kami bersama Mbak Eny.

Terakhir, kalau dilihat dari harga, saya akan lebih merekomendasikan lagi kalau kamu pakai SweetEscape saat ada promo potongan harga. :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *